Rabu, 17 Juni 2026

Menuju Indonesia Emas 2045: Desa Babulu Darat Siap Hadapi Lomba Desa Tingkat Provinsi Kaltim 2026

 

BABULU DARAT – Pemerintah Desa Babulu Darat tengah mematangkan langkah untuk mengikuti ajang bergengsi Lomba Desa Tingkat Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2026. Persiapan intensif ini dibahas dalam Rapat Koordinasi (Rakor) bersama DPMD Kabupaten PPU, Pemerintah Kecamatan Babulu, Pemerintah Desa Babulu Darat dan TPP Kabupaten PPU mengenai Kesiapan Desa dalam Pelaksanaan Lomba Desa Tingkat Provinsi.

 Rakoor dilaksanakan di ruang rapat DPMD Kabupaten PPU dan dipimpin langsung oleh Kepala Dinas DPMD PPU Ibu Tita Deritayati beserta Tim DPMD PPU dan dihadiri oleh Sekcam Babulu Bpk Sajiran beserta Kasi PMD Bpk Harliansah. Hadir Pula Koordinator Pendamping Desa Yuli Antoni, TAPM Kabupaten Yoga Prasetya Adi dan Pendamping Desa Kecamatan Babulu Ari Sandi. Dan tentunya oleh Peserta Lomba yaitu Pemerintah Desa Babulu Darat ( Bpk Kepala Desa Abdul Zais, Sekdes Candra Budianto dan seluruh Kaur Kasi dan TIM lainya.

Sebagai perwakilan yang membawa nama Kabupaten Penajam Paser Utara, Desa Babulu Darat saat ini sedang fokus melengkapi seluruh dokumen administrasi wajib yang diperlukan berdasarkan hasil evaluasi di tingkat kabupaten. Langkah ini krusial untuk melaju ke tahap penilaian di tingkat provinsi.

Lomba Desa tahun ini mengusung tema yang sangat strategis, yaitu "Transformasi Desa dan Kelurahan sebagai Pilar Ketahanan Nasional Menuju Indonesia Emas 2045".

1.    Kriteria Tematik & Indikator Utama Penilaian

Terdapat tiga kriteria tematik khusus yang menjadi fokus utama dalam penilaian lomba tahun ini, di antaranya:

a)  Desa Berprestasi dalam Pengembangan Ekonomi Lokal Berbasis Koperasi dan UMKM : Menilai regulasi, kemitraan, inovasi digitalisasi pemasaran, serta keterlibatan pemuda dan perempuan dalam memperkuat usaha mikro di desa.

b)  Desa Tangguh terhadap Perubahan Iklim melalui Tata Kelola Adaptif dan Berkelanjutan : Menilai kebijakan lingkungan hidup, mitigasi/pengurangan risiko bencana, serta program pelestarian lingkungan berbasis masyarakat.

c)  Desa Adaptif dan Tangguh dalam Pengendalian Dampak Inflasi Daerah : Menilai ketahanan pangan lokal, kelancaran distribusi kebutuhan pokok masyarakat, serta stabilitas sosial ekonomi wilayah.

Selain kriteria tematik tersebut, evaluasi juga didasarkan pada tiga indikator bidang utama pembangunan desa, meliputi:

a)  Bidang Pemerintahan: Menilai tata kelola pemerintahan, fungsi kelembagaan, kelengkapan administrasi, pengelolaan keuangan yang transparan, inovasi, serta pemanfaatan teknologi informasi.

b) Bidang Kewilayahan: Menilai aspek geografis, demografis, kejelasan batas wilayah, pengembangan potensi lokal, kerja sama antarwilayah, hingga kesiapsiagaan bencana.

c)   Bidang Kemasyarakatan: Menilai tingkat partisipasi warga, kualitas pendidikan dan kesehatan, penguatan ekonomi, stabilitas keamanan/ketertiban, serta upaya penanggulangan kemiskinan.

2.    Linimasa (Timeline) Pelaksanaan Lomba Tingkat Provinsi

Seluruh rangkaian penilaian akan berlangsung ketat sepanjang bulan Juni hingga awal Juli 2026 dengan rincian jadwal sebagai berikut:

  • 17 - 19 Juni 2026: Pengumpulan berkas dan penilaian administrasi.
  • 22 Juni 2026: Rapat Pleno penetapan desa/kelurahan yang masuk 3 besar.
  • 25 Juni 2026: Pengumuman resmi hasil penilaian 3 besar.
  • 29 Juni 2026: Pelaksanaan pemaparan bagi desa yang lolos.
  • 1 Juli 2026: Rapat Pleno penentuan Juara I, II, dan III.
  • 3 Juli 2026: Pengumuman resmi pemenang Lomba Desa Tingkat Provinsi.

Pemerintah Desa Babulu Darat mengajak seluruh elemen masyarakat—mulai dari perangkat desa, lembaga kemasyarakatan, pelaku usaha, pemuda, hingga seluruh warga—untuk merapatkan barisan, memberikan dukungan penuh, serta bersinergi demi menyukseskan penilaian ini. Semoga Desa Babulu Darat mampu memberikan hasil terbaik dan membawa harum nama daerah di tingkat provinsi!