Kamis, 09 April 2026

OJT KPM Desa Sriraharja Kecamatan Babulu Kabupaten Penajam Paser Utara Terkait Penggunaan Aplikasi eHDW.

 

OJT (On the Job Training) KPM (Kader Pemberdayaan Masyarakat) Desa Sriraharja terkait penggunaan aplikasi eHDW (electronic Human Deelovmen Worker) besar fokus pada pelatihan penggunaan aplikasi untuk meningkatkan kualitas data kesehatan di desa. Aplikasi eHDW dirancang untuk memfasilitasi pengelolaan data kesehatan, sehingga KPM dapat lebih efektif dalam memantau dan meningkatkan kesehatan masyarakat desa terutama bagi Masyarakat yang terindikasi rentan terhadap Stunting.

OJT dihadiri oleh Koorcam Babulu Ari Sandi, Pendamping Lokal Desa Mujito dan KPM Desa Sri Raharja Jumiati.

Laporan Pelaksanaan On-the-Job Training (OJT) KPM Baru

Latar Belakang

Sehubungan dengan adanya pergantian Kader Pembangunan Manusia (KPM) yang efektif berlaku mulai Januari 2026, maka tanggung jawab tugas KPM kini dialihkan kepada Ibu Jumiati. Mengingat Ibu Jumiati belum pernah mengikuti pelatihan formal maupun program peningkatan kapasitas terkait peran KPM sebelumnya, maka pelaksanaan On-the-Job Training (OJT) menjadi langkah krusial. Program ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai sistem kerja, penggunaan aplikasi, serta tanggung jawab teknis yang harus dijalankan agar transisi tugas dapat berjalan dengan lancar dan tanpa hambatan operasional.

Cakupan Materi Pelatihan (OJT)

Proses pendampingan atau OJT ini mencakup beberapa tahapan operasional utama sebagai berikut:

  1. Registrasi Sistem: Melakukan penambahan akun pengguna (User Account) KPM yang baru ke dalam aplikasi eHDW berdasarkan data terbaru Ibu Jumiati.
  2. Teknis Penginputan Data: Memberikan bimbingan mengenai tata cara penginputan data pendataan pada masing-masing sasaran, mulai dari entry data hingga proses verifikasi yang dilakukan oleh Admin Desa.
  3. Monitoring Berkala: Memberikan arahan terkait langkah-langkah rutin yang wajib dilaksanakan setiap bulan oleh KPM. Hal ini mencakup pemantauan indikator layanan pada setiap sasaran untuk memastikan data tetap akurat dan mutakhir.
  4. Evaluasi dan Pendampingan: Melakukan simulasi alur kerja untuk memastikan KPM baru memahami alur pelaporan serta fungsi-fungsi krusial di dalam aplikasi eHDW.

Tujuan Pelatihan

Pelaksanaan OJT ini diharapkan dapat mencapai tujuan utama, yaitu:

  • Memastikan Ibu Jumiati memiliki kompetensi teknis yang mumpuni dalam mengoperasikan aplikasi eHDW.
  • Menjamin keberlanjutan pendataan dan monitoring layanan pencegahan stunting di desa tanpa terputus akibat pergantian personel.
  • Meningkatkan akurasi data hasil monitoring yang akan menjadi basis kebijakan pembangunan manusia di tingkat desa.
Demikian laporan mengenai perlunya dan pelaksanaan OJT bagi KPM baru ini disusun untuk dapat dijadikan acuan dalam proses transisi tugas tersebut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar